Museum Soesilo Soedarman Sebagai Salah Satu Bangunan Bersejarah Di Kabupaten Cilacap

Didirikannya museum Soesilo Soedarman adalah salah satu bentuk agar rakyat bisa mengenang jasa para pahlawan melalui benda tinggalan nya dan cerita klasik perjuangannya.

Museum Soesilo Soedarman merupakan salah satu bangunan bersejarah yang ada di indonesia berbentuk museum yang ada di kabupaten Cilacap, tepatnya di Tinggarjati Lor, Gentasari, Kec. Kroya, Kab. Cilacap, Jawa Tengah. Di rumah itu juga banyak sekali sejarah terukir, bangunan dengan gaya arsitektur atap yang menjulang tinggi berbentuk piramida dan ditopang dengan belasan tiang kayu jati yang kuat dan kokoh sangat memperlihatkan arsitektur bangunan khas banyumasan. 

Awalanya Museum Soesilo Soedarman merupakan rumah dari kakek buyut Soesilo atau yang akrab dikenal dengan nama Eyang Mendali, eyang mendali merupakan salah seorang pemangku pemerintah desa atau penatuas. Soesilo Soedarman sendiri merupakan salah satu tokoh penting dari indonesia, ia memiliki pangkat sebagai Jenderal TNI setelah menyelesaikan pendidikannya di Akademi Militer ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinat Bidang Politik Hukum dan Keamanan pada Kabinet Pembangunan V dan beliau juga seorang Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Indonesia.

Soesilo lahir di Kabupaten Cilacap tepatnya di Maos pada tanggal 10 november 1928 dengan nama Soemarlan, semasa kecil saat disapih oleh ibunya Soesilo di asuh oleh kakek buyut nya atau eyang mendali. Semasa kecil Soesilo kecil menghabiskan waktu setiap hari untuk memperdalam ilmu agama di bawah bimbingan kakeknya, selain diasuh diajari ilmu agama oleh eyang mendali, eyang mendali juga mengganti nama soemarlan menjadi soesilo. Eyang soesilo merupakan seorang juragan tanah ia juga menghadiahi soesilo saat soesilo baru lahir berupa tanah seluas 100 bau dan uang sebesar 10.000 gulden. Uang ini diperuntukkan agar kelak soesilo besar bisa melanjutkan sekolah di kedokteran karena sang Eyang Soesilo menginginkan Soesilo menjadi seorang dokter,mengapa? karena Semasa hidup Eyang Soesilo memiliki dokter pribadi yang bernama Dokter Katung dan Sang Eyang sangat kagum dengan Dokter Katung ini dan menginginkan agar soesilo besar kelak bisa menjadi seorang dokter Seperti dokter ini. 

Soesilo kecil suka sekali menangkap belut di sawah dan membakarnya selain itu soesilo kecil juga suka sekali menonton wayang ia sangat gemar dengan sosok tokoh bima dan hanoman. Soesilo kecil juga suka bermain dalang - dalang an sendiri dengan wayang - wayang an dan suara gamelan dari mulut penerangan dari lampu petromax.

Soesilo pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Menengah Tinggi di yogyakarta dan melanjutkan di akademi militer damn lulus mendapatkan pangkat Jenderal TNI, tentu saja hal ini jauh dari keinginan sang kakek yang semula sangat menginginkan soesilo menjadi dokter. Setelah lulus dari akademi militer soesilo menjadi seorang pelatih karena ia menjadi seorang lulusan terbaik ia melatih para siswa tingkat smp dan sma saat pasukan belanda telah mencapai gombong, selain menjadi pelatih ia juga pernah menjabat sebagai seorang panglima komando wilayah pertahanan (Pangkowilhan)  Sumatera dan Kalimantan Barat pada periode 1980-1985.

Soesilo menikah dengan Widaningsri di ponorogo, 15 april 1951 dan dikaruniai 5 anak dengan 4 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Soesilo meninggal dunia pada tanggal 18 Desember 1997 dalam usia 69 tahun di rumah sakit harapan kita, jakarta.


Nama Jenderal Soesilo Soedarman juga diabadikan juga sebagai nama GOR (Gelanggang Olah Raga) di kawasan Universitas Jenderal Soedirman dan rumah Eyang Soesilo diabadikan menjadi sebuah museum atau yang akrab disapa Museum Soesilo Soedarman.

Sekarang museum ini dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyimpan benda benda pribadi soesilo soedarman mulai dari tempat tidur, baju dinas, penghargaan yang pernah diraih, senjata - senjata kaliber kecil dan juga kendaraan lapis baja terparkir di halam museum ini. Selain barang pribadi milik soesilo soedarman museum ini juga dilengkapi dengan ruang baca, perpusatakaan, kolam renang dan sarana bermain anak - anak dengan harga tiket masuk yang murah kita sudah bisa belajar sejarah dan berhenti sejenak dari kesibukan.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel terkait
Tentang Penulis