Peran Kedokteran Wisata Dalam Menaggulangi Penyakit Menular

Kesadaran akan masalah-masalah kesehatan yang mungkin timbul berkenaan dengan perjalanan wisata semakin meningkat sehingga muncul suatu cabang ilmu kedokteran baru yang dikenal sebagai Travel Medicine atau Kedokteran Wisata (Travel Medicine)

Travel Medicine adalah bagian ilmu kedokteran yang mempelajari persiapan kesehatan dan penatalaksanaan masalah kesehatan orang yang bepergian (travelers). Terdapat perbedaan antara praktik kedokteran wisata dengan kedokteran konvensional.

Pada praktiknya, kedokteran konvensional ditujukan untuk kuratif, sedangkan kedokteran wisata lebih menekankan pada aspek preventif dan promotif. Pelayanan kedokteran wisata yang dapat diberikan di travel clinic adalah konsultasi pra- perjalanan, imunisasi dan chemoprophylaxis penyakit tertentu, konsultasi dan penatalaksanaan
penyakit pasca perjalanan.

Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan antar negara, maka risiko penularan penyakit infeksi juga meningkat. Salah satu penyakit infeksi yang hingga saat ini masih merupakan masalah klinik di seluruh dunia adalah malaria. Pelayanan kesehatan yang prima juga menjadi salah satu bagian dalam mewujudkan kenyamanan dalam berwisata. Oleh sebab itu, kedokteran wisata diharapkan bisa bisa selalu bersinergi kedepannya, termasuk dengan para pelaku pariwisata.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Tentang Penulis