Rekomendasi Wisata di Kebun Melon di Seluruh Indonesia, Sarana Wisata dan Edukasi

Rekomendasi Wisata di Kebun Melon di Seluruh Indonesia, Sarana Wisata dan Edukasi. -- Buah melon cukup dikenal di Indonesia sebagai buah yang manis dan menyegarkan. Melon sebenarnya berasal dari Mediterania yang akhirnya tersebar ke negara-negara tropis seperti Indonesia. Usaha budidaya melon mulai dilakukan di Cisarua Bogor dan Kalianda Lampung sejak tahun 1980-an.

Taman Buah Mekarsari di Bogor menawarkan wisata petik melon  dengan fasilitas edukasi dan permainan lain

Dalam masa pandemi, mengunjungi wisata di alam terbuka menjadi sebuah hobi baru. Wisata ini tidak hanya memanjakan mata dan hati, tetapi juga sebagai sarana edukasi anak. Beberapa tempat wisata ini menyediakan pemandangan kebun melon yang indah dan melon yang matang untuk dipetik, antara lain:

Taman Wisata Mekarsari, Bogor

Taman Wisata Mekarsari merupakan tempat pengembangan tanaman hortikultura. Mekarsari berhasil membudidayakan tanaman melon dalam pot (tabulampot) sehingga melon bisa ditanam di lahan sempit di perkotaan atau pekarangan. Selain itu, Mekarsari berhasil membudidayakan melon yang berbentuk kotak (melon kotak) sejak tahun 2009, lalu menyusul bentuk melon unik lainnya seperti hati, segitiga, dan boneka. Meski bentuknya berbeda, rasa melon itu tetap renyah dan manis.

Salah satu kegiatan wisata di Mekarsari adalah mengajak pengunjung memetik sendiri buah melon saat musim panen di green house. Tapi tidak hanya itu saja, Mekarsari juga memiliki wisata kebun buah, wahana permainan, wisata air, wisata berkendara. Ada juga tempat penginapan unik Rumah Pohon Leo dan D’Cabin. Tempat menginap dan beberapa wisata ditutup sementara selama masa pandemi, tapi wisata petik melon masih dibuka.

Agrowisata Saung Melon Asli Tani, Cilegon

Agrowisata Melon berada di Jl. Lingkar Selatan, Kampung Buah Jangkung, Cilegon. Kawasan agrowisata seluas 5.000 meter persegi ini mengusung ide petik buah golden melon yang dikelola swadaya oleh masyarakat. Selain itu, agrowisata juga menjual hasil buah golden melon ke swalayan di Jakarta dan sekitarnya dengan harga 15-16 ribu/kg.

Meski baru dibuka di bulan November 2019, agrowisata ini banyak didatangi pengunjung. Ini menandakan bahwa wisata agroeduwisata memiliki banyak peminat.

Agrowisata Barokah Kresna, Lampung

Agrowisata Barokah Kresna yang baru dibuka pada 18 Agustus 2020 ini berada di Jalan Raden Gunawan, Desa Negeri Sakti atau di depan Kantor Samsat Kabupaten Pesawaran. Di sini Anda bisa melakukan wisata keliling kebun buah melon, semangka, dan labu dari yang masih berbentuk bunga, buah muda hingga buah yang sudah siap panen.

Pengunjung tidak diperkenankan memetik sendiri buah dari pohonnya karena dikuatirkan pengunjung tidak mengerti buah mana yang siap petik dan akhirnya membawa pulang buah yang belum matang. Di sisi kanan pintu masuk, Anda bisa mencicipi hasil panen agrowisata dan membelinya di stand itu. Hanya dengan membayar tiket seharga 10.000 rupiah, Anda bebas masuk dan berkeliling sambil berfoto.

Agrowisata Kebun Melon Unila (Universitas Lampung)

Agrowisata Kebun Melon Universitas Lampung menawarkan edukasi tentang melon, pemandangan indah dan wisata petik melon

Agrowisata Kebun Melon Unila dibuka sejak 2 September 2020. Kebun ini menjadi lokasi praktek dan riset mahasiswa sekaligus untuk tempat wisata dan tempat edukasi bagi pengunjung. Pengunjung dapat mendengarkan edukasi tentang penanaman dan perawatan tanaman melon.  Selain itu, mereka dapat berkeliling menikmati keindahan kebun, berswafoto dan memetik buah sendiri dibantu pengawas. Buah melon yang telah dipetik itu dijual dengan harga 10.000 – 25.000 rupiah per kg sesuai jenis dan ukuran.

Agrowisata memiliki berbagai jenis melon yang ditanam dengan periode yang berbeda sehingga melon tidak matang bersamaan. Artinya tiap hari pengunjung dapat memetik dan menikmati melon yang siap dipanen.

Agrowisata Kampoeng Melon, Blitar

Agrowisata Kampoeng Melon berada di Desa Modangan, Nglegok, Blitar, diresmikan pada 12 Maret 2016. Agrowisata ini mengembangkan melon tanpa biji yang disebut Mister Melon, bahkan diekspor juga ke Thailand dan Amerika. Mereka menanam tanaman melon di dalam 12 green house yang berjajar di beberapa tempat agar bisa dipanen sepanjang musim.

Agrowisata ini memiliki pemandangan persawahan yang teduh dan dilengkapi dengan wahana permainan seperti kolam renang anak dan flying fox. Anda juga dapat berkeliling, belajar tentang budidaya melon dan bisa membeli buah melon hasil budidaya mereka untuk dimakan langsung atau dibawa pulang. Buah melon tersebut tidak dipetik, melainkan jatuh sendiri dari pohonnya.

Jika ada bazar, agrowisata membuka stand yang menyajikan jajanan tradisional dan jajanan spesial olahan dari buah melon. Kampoeng Melon hanya buka pada Sabtu dan Minggu untuk pengunjung umum.

Sebenarnya semenjak masa pandemi, banyak agrowisata atau desa penghasil melon yang membuka kebun mereka untuk pengunjung karena sulitnya menjual hasil panen dan harga melon yang jatuh. Tetapi tempat-tempat tersebut hanya membuka wisata petik melon musiman, hanya saat panen saja.

Daftar tempat petik melon di atas merupakan agrowisata yang memiliki melon dengan berbagai umur sehingga bisa dipanen setiap waktu. Jadi jika Anda ingin mencari tempat liburan keluarga dan tempat edukasi anak, salah satu agrowisata memetik melon tersebut bisa menjadi tujuan wisata.

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel terkait
Tentang Penulis