Wisata Unik Di Watu Giring Sukoharjo Yogyakarta

Berwisata sekarang ini memang menjadi suatu kebutuhan, memang bukan kebutuhan pokok namun menjadi kebutuhan untuk melepaskan penat dari kesibukan sehari - hari. Akhir - akhir ini banyak sekali tempat wisata yang lahir dengan ciri khas yang unik dan membuat wisata - wisata nya cukup populer.

Yogyakarta adalah salah satu daerah di indonesia yang selalu saja menampilkan keindahan yang ada di dalamnya yang wajib dijelajahi selain malioboro dan pantai parangtritis yang sudah populer dahulu. Banyak sekali destinasi wisata istimewa di jogja yang menjadi primadona untuk dikunjungi mulai dari wisata yang bernuansa alam atau bahkan wisata yang tidak bernuansa alam sekalipun.

Memang jogja benar - benar istimewa, jogja juga patut dijuluki sebagai daerah yang menawarkan destinasi wisata alam yang sangat ragam dan taraf yang masih ramah dikantong.  Berikut ini adalah sedikit ulasan tentang “Watu Giring”, watu giring merupakan salah satu wisata yang beberapa bulan kebelakang sudah cukup populer, watu giring ini adalah wisata yang berada di kawasan gunung kidul.

Gunung kidul memang sudah cukup populer karena di wilayah gunung kidul ini lahirlah banyak sekali wisata - wisata andalan yogyakarta yang khusunya masih bernuansa alam, lokasi tepat watu giring ini berada di Jelok, RT.03/ RW.03, Sambirejo, Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

 

Watu giring ini merupakan sebuh wisata alam yang di dalamnya terdapat bongkahan bebatuan yang membentuk seperti pagar dan tangga, bentuk dari bongkahan batu ini memang sengaja dibentuk oleh beberapa ahli tambang menjadi bentukan seperti anak tangga yang tersusun atau dari kejauhan terlihat seperti candi.

Dahulunya kawasan ini merupakan kawasan tambang tradisional yang sekarang ini sudah tidak beroperasi lagi sebagai wilayah penambangan, hingga akhirnya dimanfaatkan sebagai destinasi wisata yang sekarang ini dikelola masyarakat sekitar.

Watu giring merupakan wisata yang menawarkan keindahan bongkahan batu, yang tentunya wisata seperti ini sudah jarang ditemui bahkan di setiap daerah belum tentu ada wisata yang menawarkan hal langka seperti , maka dari itu karena kelangkaan nya kita sebagai pengunjung juga harus tetap menjaga etika ya hal ini tentunya untuk melestarikan wisata ini.

Oya  Apabila wisatawan ingin masuk ke dalam kawasan wisata watu giring ini memang perlu berjalan kaki kurang lebih 200 meter dari dusun dekat watu giring, namun tenang saja akses jalan sudah mudah dilalui karena masyarakat sekitar sudah merawat wisata watu giring ini dan tentunya sudah mempermudah akses masuknya watu giring ini.

Di dalam wisata watu giring ini pengunjung bisa berswa foto layaknya film petualangan. Saat hendak masuk ke kawasan wisata ini pengunjung tidak dikenai tiket masuk hal ini dikarenakan wisata ini masih dikelola oleh masyarakat setempat, namun meskipun pengunjung belum dikenai taraf masuk namun pengunjung tetap harus membayar tiket masuk sekitar kurang lebih 5.000 untuk kendaraan roda empat dan 2.000 untuk kendaraan roda dua menarik bukan?.

 

Yuk berwisata ke watu giring ini, kapan lagi berwisata dengan tidak dibebani oleh taraf masuk melainkan hanya cukup menbayar tiket masuk nya saja. Di kawasan ini selain pengunjung bisa berswa foto pengunjung juga bisa melihat jejak penambangan tardisional pada zaman dahulu ya meskipun hanya tersisa bongkahan batu - batu yang dilihat dari jarak kejauhan yang hampir kelihatan seperti candi - candi ini menawarkan keindahan alam yang tidak biasa tentunya. Ajak juga sanak saudara atau keluarga atau teman dekat ke wisata satu ini yak tentunya tapi harus dengan mematuhi protokol kesehatan, berwisata boleh tapi juga harus mempertahankan kebiasaan menerapkan protokol kesehatan tentunya.

Oya karena indah dan menariknya spot foto yang berada di kawasan ini jangan lupa ya abadikan momen indah kalian dan abadikan juga di kanal berbagi karena dengan cara ini kalian juga sudah ikut serta dalam promosi tempat wisata loh, dengan langkah ini kalian juga sudah ikut serta dalam memperkenalkan wisata ini tentunya hal baik bukan yuk terapkan hal ini saat berkunjung ke wisata manapun.

 

Enjoyed this article? Stay informed by joining our newsletter!

Comments

You must be logged in to post a comment.

Artikel terkait
Tentang Penulis
Recent Articles